Umpia Basah: Camilan Tradisional yang Lezat dan Menggugah Selera

Umpia Basah adalah salah satu camilan tradisional yang cukup populer di Indonesia, khususnya di daerah-daerah tertentu seperti Aceh dan Sumatera. Dengan rasa manis dan tekstur kenyal, umpia basah memiliki tempat tersendiri di hati para pecinta kuliner lokal. Artikel ini akan mengulas tentang apa itu umpia basah, cara membuatnya, dan alasan mengapa camilan ini begitu digemari.

Apa Itu Umpia Basah?


Umpia Basah adalah camilan tradisional berbahan dasar tepung ketan yang digulung dengan isian kelapa parut dan gula merah. Camilan ini memiliki tekstur yang kenyal dan lembut di luar, sementara bagian dalamnya terasa manis dan gurih karena kelapa parut yang digunakan. Biasanya, umpia basah disajikan dalam keadaan masih hangat dan sering dijadikan teman minum teh atau kopi.

Umpia Basah memiliki ukuran kecil dan praktis, sehingga sangat mudah dinikmati kapan saja. Camilan ini sering ditemukan di pasar-pasar tradisional atau dijual oleh pedagang kaki lima di berbagai daerah di Indonesia.

Cara Membuat Umpia Basah yang Lezat


Membuat umpia basah sendiri di rumah cukup mudah, asalkan Anda memiliki bahan-bahan yang tepat dan mengikuti langkah-langkah dengan seksama. Berikut adalah resep sederhana untuk membuat umpia basah:

Bahan-Bahan:


200 gram tepung ketan

150 ml air daun pandan suji (untuk memberikan warna hijau alami)

100 gram kelapa parut kasar

100 gram gula merah, serut halus

1/4 sendok teh garam

Langkah-Langkah:


Membuat Isian Kelapa: Campurkan kelapa parut dengan gula merah serut dan sedikit garam. Aduk rata hingga semua bahan tercampur dengan baik. Sisihkan.

Membuat Adonan Tepung Ketan: Dalam sebuah wadah, campurkan tepung ketan dengan air daun pandan sedikit-sedikit hingga membentuk adonan yang bisa dipulung. Uleni adonan hingga elastis.

Membentuk Umpia: Ambil sejumput adonan ketan, pipihkan, dan beri isian kelapa di tengahnya. Gulung adonan hingga rapat, pastikan isian kelapa tidak keluar.

Mengukus Umpia: Kukus umpia dalam dandang yang telah dipanaskan selama sekitar 15-20 menit atau hingga matang. Pastikan umpia tetap lembut dan kenyal setelah dikukus.

Penyajian: Sajikan umpia basah selagi hangat. Anda bisa menikmatinya begitu saja atau dengan secangkir teh manis sebagai teman santai di sore hari.

Kenapa Umpia Basah Begitu Digemari?


Umpia basah memiliki daya tarik yang kuat karena rasanya yang manis dan gurih. Kombinasi tepung ketan yang kenyal dengan kelapa parut dan gula merah membuat camilan ini sangat disukai oleh banyak orang. Selain itu, umpia basah juga terbilang cukup ekonomis dan mudah dibuat, sehingga bisa dijadikan pilihan camilan untuk berbagai acara atau hanya sekadar untuk dinikmati di rumah.

Selain itu, umpia basah juga menjadi bagian dari warisan kuliner Indonesia yang melibatkan bahan-bahan lokal, seperti kelapa dan gula merah. Hal ini membuatnya tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan rasa tradisional yang unik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *